Kamis, 15 September 2022

Sejak Hina Ning Imaz, Eko Kuntadhi Puasa Nge-Tweet Hingga Lebih dari Dua Hari

 

Eko Kuntadhi. Sumber foto: Kumparan


Pegiat media sosial Eko Kuntadhi mengunggah potongan video Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra yang di dalamnya dibubuhi kata-kata kasar, pada Senin (12/9/2022) malam, pukul 22.51 WIB. Kemudian banyak teman dan kerabat yang menghubungi Eko bahwa orang yang ada dalam video tersebut adalah putri kiai dari Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. 


Kecaman pun datang dari berbagai pihak, termasuk Rais Syuriyah PCINU Australia-New Zealand KH Nadirsyah Hosen dan suami Ning Imaz, Gus Rifqil Muslim. Warganet ramai-ramai menyerang twitter Eko Kuntadhi. Lalu pada Selasa (13/9/2022), Eko menghapus unggahan itu tanpa permintaan maaf. Banyak kalangan menganggap Eko sudah menghina ulama perempuan muda NU itu.  


Menariknya, sejak mengunggah dan lalu menghapus potongan video Ning Imaz itu dari twitter, Eko Kuntadhi hingga kini 'puasa nge-tweet'.


Kemudian setelah postingan itu dihapus, tangkapan layar dari unggahan Eko pun tersebar di media sosial. Isu ini semakin memanas, pada Rabu (14/9/2022). 


Bahkan, Ning Imaz sempat menduduki peringkat teratas atau trending topic di twitter. Topik lain yang menjadi perbincangan hangat di twitter adalah tentang Eko Kuntadhi dan Ngaku2 NU. Semua pihak menyerang Eko Kuntadhi dan mendesaknya minta maaf sekaligus memberi dukungan kepada Ning Imaz. 


Di hari yang sama, Ning Imaz mengabarkan bahwa Eko Kuntadhi akan meminta maaf langsung ke Lirboyo, pada Kamis (15/9/2022) hari ini. Eko akan diperhadapkan kepada para kiai dan masyayikh Pondok Lirboyo. Eko pun menyanggupi. Dia kemudian menghubungi banyak media, termasuk NU Online, untuk mengabarkan tentang keberangkatannya ke Lirboyo.


Tak hanya itu, Eko juga menyampaikan permohonan maaf melalui saluran media-media. Dia mengaku kurang teliti, tidak cermat, dan hanya bercanda saat mengunggah potongan video Ning Imaz itu. Bahkan, Eko pun mengaku bukan pembuat tulisan kasar yang terdapat dalam video tersebut. Dia mendapatkan video itu dari sebaran yang sudah masif di media sosial, di twitter dan grup-grup media sosial.


Di satu sisi, Ning Imaz mengetweet. Dia menyindir Eko bahwa kalau hendak meminta maaf bukanlah kepada dirinya, tetapi ke Imam Ibnu Katsir dan umat Islam se-Indonesia karena agamanya dihina-hina. Ning Imaz juga menyadarkan Eko bahwa jangan menyampaikan sesuatu yang bukan pada ranahnya. Mengkritik keilmuan harus dengan ilmu dan etika. 


Akhirnya, pada Kamis (16/9/2022) sore hari ini, pukul 17.05 WIB, Eko tiba di Lirboyo bersama kerabatnya, Guntur Romli. Dia menyampaikan maaf langsung kepada Ning Imaz dan keluarga pesantren Lirboyo. Selain itu, terdapat beberapa poin kesepakatan antara Eko Kuntadhi dan pihak pesantren. 


Pantauan saya, Eko Kuntadhi 'puasa nge-tweet' sejak mengunggah video potongan Ning Imaz di twitter. Bahkan, dia juga puasa memosting apa pun di instagram. Pasalnya, di dua platform media sosial itulah Eko mengunggah video yang dinilai menghina Ning Imaz. 


Hingga berita ini ditulis, postingan di media sosial Eko Kuntadhi hanyalah sebuah foto bungkusan makanan bertuliskan dokumen rahasia negara. Postingan ini dibubuhi keterangan tulisan, "Dari pagi beli pecel sampai malam begini belum berani gue buka. Takut kena pasal...."


Postingan itu juga sama seperti yang ada di instagram, diunggah pada Senin (12/9/2022) malam, pukul 23.07 atau beberapa menit setelah Eko mengunggah potongan video Ning Imaz. Tidak ada satu pun postingan terbaru hingga saat ini.


Meski begitu, sudah tidak ada lagi postingan dari Eko Kuntadhi dan Ning Imaz. Namun keduanya tetap menjadi perbincangan hangat di twitter. Hal ini tentu karena kasus Eko Kuntadhi yang dianggap menghina Ning Imaz.


Saat artikel ini ditulis, terdapat 1.110 tweet yang mempercakapkan tentang Eko Kuntadhi. Sementara untuk Ning Imaz, ada 490 tweet yang membincangnya dalam satu jam terakhir. Lalu ada 500 tweet yang membicarakan jagalkadrun1312, sebuah akun anonim yang juga menghina Ning Imaz dengan mengunggah potongan video itu. Namun, akun tersebut kini telah hilang dari twitter. 

Previous Post
Next Post

0 komentar: